KLIKSULSEL_Manggarai, NTT – Lapangan Bola Cancar, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, mendadak jadi pusat perhatian pada Selasa malam (28/4/2026).
Bukan sekadar lokasi resepsi, tempat ini berubah menjadi panggung kehangatan yang mempertemukan kesederhanaan, kebersamaan, dan momen tak terlupakan.
Resepsi pernikahan Febrian C.P Ully, putra pertama pasangan Ruben Riwu dan Corry E. Ully, dengan Katarina A. Tenkudi (Ketrin), putri pertama Ferdinandus H. Tenkudi dan Maria O. Jehaut, berlangsung meriah sejak pukul 19.00 Wita hingga larut malam.
Namun, kemeriahan acara ini bukan hanya soal jumlah tamu atau hidangan. Ada daya tarik kuat yang membuat suasana terasa berbeda: kehadiran dua figur publik, Ruben Onsu dan Beteran Peto.Kehadiran Artis Jadi Magnet Warga
Beteran Peto, yang merupakan saudara dari mempelai wanita, hadir bersama orang tua angkatnya, Ruben Onsu. Kehadiran keduanya langsung menyedot perhatian para tamu undangan.
Bagi banyak warga, momen ini menjadi kesempatan langka untuk bertemu langsung dengan sosok yang selama ini hanya mereka lihat di layar kaca.
Antusiasme terlihat jelas—mulai dari berjabat tangan hingga berfoto bersama.Tampil Sederhana, Justru Jadi Sorotan
Yang menarik, sorotan utama malam itu bukan kemewahan, melainkan kesederhanaan.
Ruben Onsu tampil santun dan apa adanya, jauh dari kesan glamor yang sering melekat pada selebritas.
Di tengah tren pesta mewah, kehadiran Ruben dan Beteran justru menghadirkan nuansa berbeda. Mereka membaur tanpa sekat, menyapa tamu dengan hangat, dan menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak harus dibungkus kemegahan.
Pesan Menyentuh untuk MempelaiDalam sesi yang dipandu MC lokal Manggarai, Venzo, Ruben Onsu menyampaikan pesan penuh makna kepada kedua mempelai.
Ia berharap rumah tangga yang baru dibangun dapat selalu dipenuhi kebahagiaan, diberkati Tuhan, dan langgeng hingga akhir hayat. Ucapan tersebut disampaikan dengan sederhana, namun meninggalkan kesan mendalam bagi para hadirin.
Penampilan Musik Beteran Peto Curi PerhatianSementara itu, Beteran Peto turut menghibur tamu dengan lagu bertema cinta. Suaranya yang khas menghadirkan suasana hangat dan penuh emosi, memperkuat nuansa sakral dan romantis malam itu.
Bagi keluarga mempelai, kehadiran Beteran dan Ruben Onsu menjadi hadiah paling berharga—lebih dari sekadar dekorasi atau kemewahan acara.
Viral di Media SosialMomen ini pun cepat menyebar di media sosial dan menjadi perbincangan hangat. Salah satu unggahan warganet bahkan menyebut:
“Kalau di Kana, Yesus mengubah air menjadi anggur. Tapi kalau di Cancar, Ruben Onsu dan Beteran Peto mengubah FB Pro jadi FYP.”
Ungkapan tersebut menggambarkan bagaimana kehadiran mereka mampu mengubah suasana biasa menjadi luar biasa.
Pelajaran dari Malam Cancar
Di balik kemeriahan, ada pelajaran sederhana yang tertinggal: bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada kemewahan, melainkan pada ketulusan dan kebersamaan.
Ruben Onsu dan Beteran Peto tidak hanya hadir sebagai tamu istimewa, tetapi juga membawa pesan kuat—bahwa kerendahan hati adalah bentuk kemuliaan yang paling nyata.Malam di Cancar pun menjadi bukti, bahwa kesederhanaan justru bisa menjadi pesona terbesar.




