19 Kepala Sekolah Dilantik di Manggarai, Wakil Bupati Tekankan Peran “Nakhoda Pendidikan”

Foto upacara Pelantikan Kepala sekolah di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan olahraga Kabupaten Manggarai. (Red)*

KLIKSULSEL_Ruteng, Kabupaten Manggarai – Sebanyak 19 kepala sekolah resmi dilantik sebagai “nakhoda” baru satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Manggarai.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Sabtu (2/5/2026), menandai babak baru arah pembangunan pendidikan di daerah tersebut.

Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar formalitas administratif, melainkan amanah besar yang menentukan masa depan generasi muda.

“Saudara-saudari adalah nakhoda yang menentukan arah dan kualitas pendidikan anak-anak kita,” tegasnya.

Baca Juga:  RSUD Bulukumba Gelar Monev Keperawatan, Direktur Tekankan Pentingnya Komunikasi Efektif ke Pasien
Pernyataan itu menegaskan peran strategis kepala sekolah sebagai pemimpin perubahan di lingkungan pendidikan, bukan hanya pengelola institusi.

Fokus pada Pembelajaran Humanis dan Berkualitas

Dalam menghadapi tantangan pendidikan modern, Fabianus Abu menekankan pentingnya penguatan literasi dan numerasi sebagai fondasi utama.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Dugaan Jaringan Penjarahan Solar Subsidi di Manggarai Barat
Menurutnya, pendidikan saat ini tidak lagi sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir kritis dan kemampuan adaptasi siswa.

Pemerintah daerah pun mendorong inovasi pembelajaran melalui metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan).

Pendekatan ini dinilai efektif menciptakan suasana belajar yang lebih ramah dan menyenangkan.

Baca Juga:  Antara Pesta dan Pertanyaan: Diskusi Hangat di Manggarai Ungkap Batas Informasi di Era Digital
Hasilnya mulai terlihat. Nilai Rapor Pendidikan Daerah menunjukkan peningkatan signifikan, dari 61,69 persen pada 2024 menjadi 70,53 persen.

“Kita ingin proses belajar menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak,” ujarnya.

Penguatan Karakter Jadi Prioritas

Selain aspek akademik, pembangunan karakter menjadi perhatian utama. Sekolah diharapkan menjadi ruang pembentukan nilai-nilai penting seperti kejujuran, disiplin, kerja keras, gotong royong, dan cinta tanah air.

Menurut Fabianus Abu, kecerdasan tanpa karakter tidak akan membawa siswa menuju kesuksesan yang utuh.

Baca Juga:  MAS (35) Ditemukan Meninggal di Manggarai, Polisi Selidiki Motif: Tragedi yang Menyisakan Tanda Tanya Besar
Dorong Kepemimpinan Kolaboratif
Para kepala sekolah juga didorong untuk menerapkan kepemimpinan kolaboratif dengan melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat.

Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.

Di sisi lain, pengelolaan sekolah harus mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, serta adaptif terhadap pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan mutu layanan pendidikan.

Optimisme Menuju Pendidikan Berkualitas

Baca Juga:  Di Tengah Polemik Pasar Bulukumba, Plt Ketua DPD LPBB Sebut Kerugian Negara Tak Selalu Berujung Pidana
Meski tantangan ke depan tidak ringan, pelantikan ini membawa optimisme baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Manggarai. Dengan komitmen dan semangat kolaborasi, para kepala sekolah diharapkan mampu membawa perubahan nyata.

Mereka kini memegang peran penting sebagai penggerak utama dalam mengarahkan pendidikan menuju kualitas yang lebih baik, sekaligus membentuk generasi berkarakter kuat di masa depan.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *