
Kliksulsel, BULUKUMBA_TK Negeri Pertiwi Ujung Bulu menggelar acara penamatan siswa dengan menghadirkan pentas seni yang menampilkan berbagai kreativitas anak didik. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah, Kabupaten Bulukumba, Kamis (18/6/2026).
Mengusung tema “Mendukung Kreativitas dan Prestasi Anak Menjadi Generasi Emas”, acara penamatan ini menjadi momen bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan seni sekaligus menandai berakhirnya masa pendidikan mereka di jenjang taman kanak-kanak.
Kepala TK Negeri Pertiwi Ujung Bulu, Andi Muliana, mengatakan tema tersebut sesuai dengan visi sekolah dalam membentuk anak-anak yang cerdas, kreatif, dan memiliki karakter positif sejak dini.Ia menyebut pihak sekolah terus berupaya memberikan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan bakat, seni, dan pembentukan karakter anak.“Peserta didik yang belajar di TK Negeri Pertiwi Ujung Bulu kami harapkan mampu menjadi anak yang cerdas, berkarakter, dan memiliki inspirasi untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujar Andi Muliana.
Andi Muliana menambahkan, TK Negeri Pertiwi Ujung Bulu juga ikut mendukung program Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam penguatan karakter anak melalui pendidikan usia dini.“Harapannya mereka bisa menjadi kebanggaan orang tua, masyarakat, dan negara,” katanya.
Orang Tua Bangga Lihat Perkembangan Anak
Sementara itu, salah satu wali murid, Ekawati, mengaku bangga melihat perubahan anaknya selama menempuh pendidikan di TK Negeri Pertiwi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah mendampingi dan membimbing anak-anak selama berada di sekolah.
“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada guru-guru TK Pertiwi. Perubahan anak-anak kami terlihat, terutama dalam sikap, kemandirian, dan tanggung jawab di rumah,” ungkap Ekawati.
Menurutnya, pendidikan yang diberikan selama di sekolah memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter anak.
Siswa Tampilkan Tari Tradisional hingga Kostum Profesi
Dalam kegiatan tersebut, para siswa menampilkan berbagai pertunjukan seni yang membuat suasana penamatan semakin meriah.
Sejumlah tarian ditampilkan, di antaranya Tari Kajang dan Tari Dinding Badinding. Para siswa tampil menggunakan berbagai kostum, mulai dari pakaian adat Kajang, baju bodo khas Sulawesi Selatan, hingga kostum profesi seperti perawat dan TNI.
Penampilan para siswa mendapat perhatian dari orang tua yang hadir. Sorak dukungan terdengar saat anak-anak tampil percaya diri di atas panggung.
Di penghujung acara, para guru memberikan pesan perpisahan kepada siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Selamat melanjutkan perjalanan, sampai berjumpa kembali anak didik masa depanku,” menjadi pesan haru yang disampaikan para guru.




