
KLIKsulsel, RUTENG, Manggarai – Pemerintah Kabupaten Manggarai menyalurkan 51 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani yang tersebar di 11 kecamatan sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan mendukung kesejahteraan petani.
Bantuan tersebut terdiri atas 35 unit traktor roda dua dan 16 unit alat penyemprot (sprayer) yang diserahkan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Selasa (2/6/2026).
Dalam sambutannya, Lambertus menegaskan bahwa alsintan yang disalurkan merupakan aset kelompok tani yang harus dimanfaatkan secara bersama demi meningkatkan hasil produksi pertanian.“Ini milik kelompok, bukan milik pribadi. Manfaatnya harus dirasakan secara merata oleh seluruh anggota kelompok tani,” kata Lambertus.
Menurut dia, keberhasilan program bantuan pemerintah tidak hanya ditentukan oleh kualitas sarana yang diberikan, tetapi juga oleh komitmen penerima dalam menjaga dan merawat aset tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Lambertus mengingatkan bahwa berbagai program bantuan pemerintah di sektor pertanian kerap menghadapi tantangan berupa minimnya perawatan sehingga alat mengalami kerusakan lebih cepat dari masa pakainya.
Ia juga menegaskan bahwa alsintan yang diterima tidak boleh dipindahtangankan maupun digunakan di luar kesepakatan kelompok tanpa persetujuan seluruh anggota.“Banyak alat rusak sebelum waktunya karena kurang dirawat. Jika dijaga dengan baik, manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu lama dan membantu meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Ferdy Ampur, mengatakan penyaluran bantuan alsintan dilakukan untuk mendukung percepatan mekanisasi pertanian sekaligus mengurangi beban kerja petani di lapangan.
Menurut Ferdy, penggunaan traktor roda dua diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, sedangkan alat penyemprot dapat membantu petani dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman secara lebih efektif.
“Dengan adanya bantuan ini, proses budidaya pertanian diharapkan menjadi lebih efisien sehingga dapat berdampak pada peningkatan hasil produksi dan pendapatan petani,” katanya.
Sektor pertanian hingga kini masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Kabupaten Manggarai. Karena itu, ketersediaan alat dan mesin pertanian dinilai memiliki peran penting dalam mendukung modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan daya saing hasil pertanian daerah.
Pemerintah Kabupaten Manggarai berharap kelompok tani penerima bantuan dapat mengelola dan memanfaatkan alsintan secara optimal sehingga program yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Melalui penyaluran 51 unit alsintan tersebut, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan serta penguatan kelembagaan kelompok tani agar pemanfaatan bantuan dapat berlangsung secara efektif dan berkelanjutan.





