KLIKSULSEL, BULUKUMBA – Kampung Wisata Cilallang yang terletak di Desa Balangtaroang, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, menjadi salah satu destinasi wisata berbasis alam dan edukasi yang menarik perhatian masyarakat.
Pengelola Kampung Wisata Cilallang, Abdul Kadir, menjelaskan bahwa kawasan wisata tersebut mulai dirintis sejak tahun 2019. Selain menyediakan kolam pemandian untuk wisata keluarga, lokasi ini juga menawarkan panorama alam yang memanjakan mata.
Keindahan alam yang berpadu dengan suasana pedesaan menjadikan Kampung Wisata Cilallang sebagai pilihan wisata bagi masyarakat yang ingin menikmati udara segar dan lingkungan yang asri. Tidak hanya menawarkan wisata rekreasi, kawasan ini juga dilengkapi sejumlah kolam budidaya ikan yang mengelilingi area pemandian. Berbagai kolam tersebut digunakan untuk pengembangan budidaya ikan nila dan ikan lele.“Tempat ini mulai kami rintis sejak tahun 2019. Selain kolam pemandian, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan alam yang luar biasa dengan hamparan sawah dan perbukitan yang menjadi daya tarik tersendiri,” ujar Abdul Kadir, saat ditemui dilokasi, Senin (15/06).
Menurut Abdul Kadir, jumlah pengunjung biasanya meningkat signifikan pada akhir pekan maupun hari-hari libur nasional. Selain berwisata, banyak pengunjung yang datang untuk mempelajari proses budidaya ikan yang dikembangkan di lokasi tersebut.
Lebih lanjut, Abdul Kadir mengungkapkan bahwa pengunjung juga dapat membeli bibit ikan maupun ikan konsumsi secara langsung. Jenis ikan yang tersedia antara lain ikan nila dan ikan lele hasil budidaya di kawasan wisata tersebut.“Pengunjung yang datang tidak hanya untuk berenang dan menikmati alam, tetapi juga mendapatkan edukasi tentang budidaya ikan nila karena di sini terdapat beberapa kolam pengembangan ikan,” katanya.
Dengan konsep wisata alam yang dipadukan dengan edukasi perikanan, Kampung Wisata Cilallang diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Bulukumba sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.




