Dua Hari Pencarian, Bocah 10 Tahun Tenggelam di Danau Ranamese Ditemukan

KLIKSULSEL_Manggarai Timur – Penantian panjang keluarga dan masyarakat akhirnya terjawab. Setelah dua hari pencarian intensif di perairan Danau Ranamese, korban tenggelam bernama Germanus Alberno Ngitung (10), yang akrab disapa Greis, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan.

Greis diketahui merupakan siswa kelas V SD asal Desa Golo Loni, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi ditutup.

Baca Juga:  Saat Senja Labuan Bajo Bicara: Kolaborasi RRI dan Mawatu Gaungkan Pariwisata Berkelanjutan
Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, yang bertindak sebagai Koordinator Misi (SMC).

Ia menyebut seluruh proses pencarian telah berjalan maksimal hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Baca Juga:  Jalan ke Pelabuhan Wae Kelambu: Infrastruktur yang Bukan Sekadar Beton, Menguatkan Nadi Ekonomi Labuan Bajo
Detik-Detik Penemuan Korban

Berdasarkan laporan resmi, korban ditemukan pada hari ketiga operasi SAR, tepatnya pukul 13.30 WITA.

Tim menemukan jasad korban di koordinat 8°38’25.01″S – 120°33’37.88″E, atau sekitar 20 meter dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.

“Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” ujar Fathur Rahman dalam keterangannya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini bermula pada Senin, 4 Mei 2026, sekitar pukul 13.00 WITA. Saat itu, Greis tengah bermain bersama rekannya di tepi Danau Ranamese. Mereka diketahui sedang menikmati aktivitas naik rakit bambu.

Namun nahas, korban tiba-tiba melompat ke dalam air dan tidak muncul kembali ke permukaan. Dugaan sementara, korban terseret arus bawah dan tenggelam di perairan yang cukup dalam.

Baca Juga:  Pererat Ukhuwah Islamiyah, Buka Bersama di Masjid Al Ikhlas Bijawang Berlangsung Khidmat
Upaya pencarian awal yang dilakukan oleh petugas KSDA bersama keluarga belum membuahkan hasil. Laporan kemudian diteruskan ke Basarnas untuk penanganan lebih lanjut.

Upaya Tim SAR Gabungan

Proses pencarian tidak berjalan mudah. Tim SAR gabungan harus menghadapi tantangan berupa kedalaman danau serta kondisi air yang terbatas jarak pandangnya.

Baca Juga:  Siswa Kelas II SD Negeri 256 Kajang-Kajang Tumbuhkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Tim sempat melakukan dua kali penyelaman di titik yang dicurigai, namun belum berhasil menemukan korban.

Strategi kemudian diubah dengan melakukan penyisiran menyeluruh di area sekitar danau.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan setelah pencarian intensif oleh berbagai unsur yang terlibat.

Adapun tim gabungan terdiri dari:
Kantor SAR Maumere (Pos SAR Manggarai Barat)
Pos TNI AL Labuan Bajo
Polres Manggarai Timur
BPBD Manggarai Timur
KSDA Rana Mese

Aparat desa dan masyarakat setempat
Operasi SAR Resmi Ditutup

Baca Juga:  Pesona Pinisi Mendunia: Kadisparpora Sambut 90 Wisatawan MV Coral Geographer di Tana Beru
Dengan ditemukannya korban dan telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, operasi SAR di Danau Ranamese dinyatakan selesai dan resmi ditutup.

Seluruh personel yang terlibat kini dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Dedikasi dan kerja keras tim SAR gabungan menjadi bukti solidaritas kemanusiaan dalam menghadapi musibah.

Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban. Diharapkan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *