
KLIKSULSEL_Bulukumba, Sulawesi Selatan — Tumpukan sampah di bahu Jalan Poros Pappae, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba menjadi sorotan pengguna jalan dan warga setempat.
Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, kondisi ini juga dinilai mencemari lingkungan dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan karena mengeluarkan bau menyengat
Pantauan di lokasi, Sabtu, (25/04), menunjukkan sampah rumah tangga menumpuk di pinggir jalan, mulai dari plastik, karung, hingga limbah organik. Sebagian sampah bahkan meluber ke badan jalan, mengambil ruang jalan kendaraan yang melintas.Salah seorang pengguna jalan yang melintas saat dimintai tanggapan, Rahman (45), mengungkapkan keresahannya terhadap kondisi tersebut.
Keluhan serupa disampaikan oleh Wahyuni (28), yang setiap hari melintasi jalan tersebut untuk bekerja. Ia mengaku harus ekstra hati-hati saat berkendara.“Sampah ini sudah lama menumpuk di sini. Baunya menyengat, apalagi kalau siang hari. Kami yang selalu lewat disini saja sudah sangat terganggu apalagi yang tinggal dekat sini,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/04).
Menurut warga, belum ada penanganan rutin dari pihak terkait sehingga sampah terus bertambah setiap harinya. Mereka menduga lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.“Kalau berpapasan dengan kendaraan lain, kita harus mengalah karena sebagian jalan tertutup sampah. Apalagi kalau malam, sangat berbahaya,” katanya.
Selain mengganggu lalu lintas, tumpukan sampah juga berpotensi mencemari lingkungan sekitar. Limbah yang menumpuk dapat menjadi sarang penyakit dan mencemari tanah serta saluran air, terutama saat musim hujan.
Masalah sampah di Jalan Poros Pappae ini menjadi cerminan perlunya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta keselamatan bersama.Tanpa langkah nyata, persoalan ini dikhawatirkan akan terus berlanjut dan semakin merugikan banyak pihak.





