
KLIKsulsel, BULUKUMBA, – Insiden tenggelamnya seorang siswi berusia 17 tahun setelah terjatuh dari tebing di kawasan wisata Apparalang, Desa Lembanna, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menuai perhatian berbagai pihak.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu (7/6/2026) tersebut memicu sorotan terkait aspek keselamatan dan pengawasan di salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Bulukumba itu.
Ketua Umum Lembaga Panrita Bhinneka Bersatu (LPBB), Harianto Syam, meminta Pemerintah Kabupaten Bulukumba menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan sistem keamanan wisata pantai.
Menurut Harianto Syam, yang akrab disapa Anto Harlay, pemerintah daerah perlu mempertimbangkan pembentukan tim penyelamat atau badan khusus keselamatan wisata pantai guna meminimalkan risiko kecelakaan yang dapat menimpa wisatawan.“Kejadian ini semoga menjadi evaluasi bagi Pemerintah Bulukumba ke depan untuk menyiapkan badan penyelamat wisata pantai, sehingga pengawasan di kawasan wisata dapat lebih maksimal dalam melakukan pencegahan bahaya bagi pengunjung,” kata Anto Harlay, Senin (8/6/2026).
Ia menilai Bulukumba memiliki potensi wisata pantai yang besar dan telah dikenal hingga mancanegara. Namun, menurutnya, fasilitas pendukung keselamatan wisata masih perlu mendapat perhatian lebih serius.
“Wisata pantai di Bulukumba sering dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun hingga saat ini belum ada tim penyelamat wisata pantai yang secara khusus bertugas mengawasi keselamatan pengunjung,” ujarnya.
Soroti Pernyataan Baim Wong tentang Apparalang
Anto Harlay juga menyinggung kunjungan artis Indonesia Baim Wong ke kawasan wisata Apparalang beberapa hari sebelum insiden terjadi.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Baim Wong sempat mempertanyakan aspek keamanan lokasi wisata tersebut. Meski demikian, ia juga mengaku terkesan dengan panorama alam Apparalang dan menilai lokasi tersebut memiliki potensi sebagai lokasi produksi film.Menurut Anto, pernyataan tersebut seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah untuk semakin meningkatkan standar keamanan di destinasi wisata yang mulai dikenal luas oleh publik nasional.
“Keindahan Apparalang memang sangat luar biasa dan memiliki potensi besar sebagai objek wisata maupun lokasi produksi film. Namun pemerintah juga harus memastikan aspek keselamatan wisatawan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” katanya.
Evaluasi Sistem Keselamatan Wisata
Terkait insiden yang menimpa siswi tersebut, Anto mengatakan masih perlu dilakukan pendalaman mengenai kronologi kejadian, termasuk kemungkinan adanya perlindungan asuransi bagi korban.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberadaan sistem pengawasan dan fasilitas keselamatan di lokasi wisata tetap menjadi faktor penting yang harus diperhatikan oleh pengelola maupun pemerintah daerah.
“Kita akan melihat perkembangan lebih lanjut terkait kejadian ini, termasuk apakah ada perlindungan asuransi bagi korban. Namun yang terpenting, keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas agar destinasi wisata di Bulukumba semakin aman dan nyaman untuk dikunjungi,” tutupnya.





