Daerah  

Tumpukan Sampah di Pasar Tanete Tak Kunjung Teratasi, Jadi Pemandangan Setiap Hari

Avatar photo

Kliksulsel, BULUKUMBA — Tumpukan sampah yang terlihat menggunung di area Pasar Tradisional Tanete, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, menuai keluhan dari masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pedagang maupun pengunjung yang setiap hari melakukan aktivitas jual beli di pasar tersebut.

Berdasarkan pantauan, sampah berupa plastik, karung bekas, sisa sayuran, hingga limbah aktivitas perdagangan tampak berserakan di sejumlah titik pasar.

Tumpukan sampah bahkan terlihat berada dekat dengan jalur kendaraan dan area yang dilalui pembeli, sehingga menimbulkan kesan kumuh serta berpotensi mengganggu kesehatan lingkungan.

Baca Juga:  Upaya Tekan Sampah ke Laut, Tim MOZAiK Ecoton Angkut 907 Kg Limbah dari Kali Tebu
Sejumlah warga yang datang berbelanja mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Mereka berharap persoalan sampah tidak hanya ditangani saat ada keluhan, tetapi dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

“Kalau datang belanja, yang dirasakan itu kurang nyaman karena sampah menumpuk dipinggi jalan itu pak yang terkesan dibiarkan bertumpuk lama,” ujar salah seorang pengunjung pasar.yang ditemui dilokasi pasar, Sabtu (20/06).

Warga lainnya juga meminta agar pemerintah daerah menyediakan pengelolaan sampah yang lebih baik, mulai dari pengangkutan rutin hingga penambahan fasilitas tempat pembuangan sementara.

“Pedagang dan pembeli sama-sama butuh pasar yang bersih. Kalau sampah terus dibiarkan berlarut larut bertumpuk, bukan hanya mengganggu pemandangan, tapi juga bisa membawa penyakit,” kata warga lainnya.

Pasar Tanete menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Bulukumpa. Tingginya aktivitas perdagangan membuat persoalan kebersihan menjadi perhatian penting agar kawasan tersebut tetap nyaman dan sehat.

Baca Juga:  Jangan Tunggu Korban Jiwa Baru Diperbaiki: Jeritan Warga di Tengah Rusaknya Jalan Poros Seppang
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui instansi terkait agar mengambil langkah nyata dalam menangani persoalan ini. Mereka berharap ada jadwal pengangkutan sampah yang jelas, pengawasan kebersihan pasar, serta edukasi kepada pedagang dan pengunjung untuk menjaga lingkungan.

Baca Juga:  Jalan Hotmis Putus Diterjang Banjir, Mobilitas Warga Elar Lumpuh Total
Selain peran pemerintah, pedagang dan masyarakat juga diharapkan ikut berkontribusi dengan membuang sampah pada tempat yang tersedia serta tidak membuang limbah sembarangan.

Persoalan sampah di pasar bukan hanya menyangkut keindahan kawasan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Warga berharap Pasar Tradisional Tanete dapat kembali menjadi pusat ekonomi yang bersih, tertata, dan layak dikunjungi.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *