PSBM Didorong Jadi Ajang Investasi Nyata, Bulukumba Siapkan Proyek Konkret

Avatar photo

KLIKsulsel, Makassar – KADIN Sulawesi Selatan mendorong Pertemuan Saudagar Bugis Makassar tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi mampu menghasilkan investasi nyata yang berdampak langsung pada perekonomian daerah.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum KADIN Sulsel, Syafruddin Mualla. Ia menegaskan PSBM harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendorong kerja sama bisnis yang konkret dan terukur.

“PSBM tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Harus jadi titik awal realisasi investasi dan transaksi bisnis yang konkret di daerah,” kata Syafruddin di Makassar.

Baca Juga:  RSUD Bulukumba Gelar Monev Keperawatan, Direktur Tekankan Pentingnya Komunikasi Efektif ke Pasien
Menurutnya, daerah harus siap menangkap peluang yang muncul dari forum tersebut dengan menawarkan proyek nyata, bukan sekadar potensi.

“PSBM harus menjadi titik awal realisasi investasi. Karena itu, daerah harus siap dengan peluang nyata, bukan hanya potensi,” ujarnya.

Sejalan dengan arahan Ketua Umum KADIN Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras, forum ini diharapkan mampu melahirkan kolaborasi bisnis yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Ketua Pokja KBKR Pimpin Rencana Pelayanan KB, 88 Peserta dari Berbagai Kabupaten Satukan Langkah
Syafruddin yang juga menjabat Ketua KADIN Bulukumba mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah peluang investasi di Bulukumba.

Peluang tersebut mencakup sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga perdagangan. Selain itu, terdapat rencana pengembangan industri pengolahan hasil pertanian dan laut serta kawasan maritim terpadu.

“Bulukumba tidak hanya menawarkan potensi, tetapi peluang investasi konkret, termasuk pengolahan hasil laut dan pengembangan kawasan maritim,” jelasnya.

Tak hanya itu, peluang pembangunan hotel bintang 3 hingga 4 dan kawasan perumahan modern juga terbuka untuk investor.

Baca Juga:  Data IUP vs Fakta Lapangan di Bulukumba, Dugaan Aktifitas Tambang Ilegal Terkuak
Syafruddin menekankan pentingnya hilirisasi dalam setiap investasi yang masuk. Ia ingin investasi tidak berhenti di sektor hulu, tetapi mampu meningkatkan nilai tambah produk daerah.

“Kami ingin investasi mendorong pengolahan dan membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” ujarnya.

Ia juga menilai PSBM dapat menjadi pintu masuk penguatan jaringan perdagangan, terutama melalui peran saudagar diaspora.

“Dengan jaringan saudagar, produk Sulawesi Selatan harus bisa menembus pasar yang lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga:  Pererat Ukhuwah Islamiyah, Buka Bersama di Masjid Al Ikhlas Bijawang Berlangsung Khidmat
Syafruddin memastikan pemerintah daerah siap menindaklanjuti setiap peluang yang muncul dari PSBM agar benar-benar berdampak bagi masyarakat.

“Kami siap mengawal setiap peluang agar memberikan dampak nyata,” tutupnya.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *