KLIKsulsel, BANGKA LELAK — Ferdinandus Baru resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Bangka Lelak, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, pada Selasa (2/6/2026). Sosok yang akrab disapa Nando itu datang membawa visi membangun desa melalui semangat pengabdian, persatuan, dan pelibatan generasi muda.
Pendaftaran dilakukan sekitar pukul 10.40 Wita di Kantor Desa Bangka Lelak yang menjadi sekretariat panitia pemilihan kepala desa. Kehadiran Nando disambut hangat warga dan sejumlah tokoh masyarakat.
Dikenal sebagai putra daerah yang aktif dalam pelayanan umat dan kegiatan kepemudaan, Nando menyatakan keputusannya maju dalam Pilkades didasari keinginan untuk mengabdi langsung di kampung halamannya.
“Saya melihat begitu banyak potensi di desa ini yang belum dikembangkan secara maksimal. Sumber daya ada, manusianya hebat, tinggal bagaimana kita bekerja bersama untuk mewujudkan kemajuan desa,” ujar Nando usai mendaftar.
Latar Belakang Pendidikan dan Organisasi
Ferdinandus Baru menempuh pendidikan dasar di SDK Rejeng dan lulus pada 2007. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP St. Stefanus Ketang hingga tamat pada 2010, lalu menyelesaikan pendidikan menengah di SMA St. Fransiskus Xaverius Ruteng pada 2013.
Pendidikan tingginya ditempuh di Universitas Pancasakti Makassar dan berhasil meraih gelar sarjana pada 2019.
Selain aktif di dunia pendidikan, Nando juga dikenal dalam kegiatan sosial dan pelayanan gereja. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Organisasi Remaja Katolik (OMK) Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga Rejeng.Pengalaman organisasi tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting dalam memahami kebutuhan masyarakat dan membangun komunikasi lintas generasi di desa.
Fokus Libatkan Anak Muda dan Warga
Dalam visinya membangun Bangka Lelak, Nando menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari generasi muda, tokoh masyarakat, hingga kaum ibu.
Ia menilai anak muda memiliki energi dan ide kreatif yang perlu diberi ruang agar mampu berkontribusi dalam pembangunan desa.
“Desa tidak bisa dibangun sendiri. Semua harus terlibat agar Bangka Lelak bisa menjadi desa yang maju dan sejahtera,” katanya.
Ajak Warga Jaga Persatuan Selama Pilkades
Di tengah dinamika politik desa, Nando juga mengajak masyarakat menjaga persaudaraan dan mengedepankan politik santun selama proses pemilihan kepala desa berlangsung.
Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi dan tidak boleh menjadi penyebab perpecahan di tengah masyarakat.
“Pemilihan kepala desa harus menjadi ajang persaudaraan, bukan perselisihan. Mari kita menjaga suasana yang damai dan saling menghargai,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi, terutama di media sosial, serta tidak mudah percaya pada isu yang belum jelas kebenarannya.
“Hindari menyebarkan informasi yang bisa memecah belah persatuan warga. Persatuan jauh lebih penting daripada kemenangan siapa pun,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Nando menegaskan bahwa pencalonannya bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan bentuk komitmen untuk bekerja bagi masyarakat dan masa depan Desa Bangka Lelak.
“Saya hadir untuk warga dan ingin bersama-sama membawa Bangka Lelak menuju masa depan yang lebih baik,” tutupnya.




