Seleksi Kadus Balantieng Bulukumba Masuki Tahap Tes Tertulis, Warga Minta Transparansi dan Integritas Panitia

Avatar photo
Gambar Ilustrasi. (AI)*

Kliksulsel, BULUKUMBA,  – Proses penjaringan calon Kepala Dusun (Kadus) Balantieng, Desa Bulolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, memasuki tahap penentuan melalui tes tertulis yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (12/6/2026) di Kantor Camat Rilau Ale.

Tahapan seleksi tersebut menjadi sorotan masyarakat setelah dua kandidat yang mengikuti proses penjaringan sebelumnya memperoleh nilai yang sama atau seri.

Kedua calon yang akan mengikuti tes tertulis tersebut adalah Nurwahida Qurani, S.Ak., M.I.Kom. dan Muh. Rusli. Tes tertulis dijadwalkan sebagai mekanisme untuk menentukan calon terpilih setelah hasil seleksi awal tidak menghasilkan peringkat berbeda.

Baca Juga:  10 Miliar Rupiah Terbuang Percuma? Jalan Hotmix Goloworok-Wela Rusak Parah, Publik Pertanyakan Pengawasan Proyek
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaksanaan tes melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba sebagai pihak yang menyiapkan materi ujian sekaligus bertindak sebagai penguji.

Menjelang pelaksanaan tes, sejumlah warga Dusun Balantieng berharap seluruh tahapan seleksi dapat berlangsung secara terbuka, profesional, dan bebas dari segala bentuk intervensi.

Baca Juga:  Pemkab Manggarai Salurkan 51 Unit Alsintan untuk Kelompok Tani di 11 Kecamatan
Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan bahwa transparansi menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hasil akhir seleksi.

“Kami berharap semua pihak yang terlibat tetap netral. Jangan sampai ada keberpihakan kepada salah satu calon. Yang paling penting, soal ujian dan kunci jawaban harus benar-benar dijaga agar tidak bocor kepada siapa pun,” ujarnya, Kamis (11/06).

Menurut warga, proses seleksi yang berjalan secara jujur dan akuntabel akan menghasilkan pemimpin dusun yang memiliki legitimasi kuat di tengah masyarakat serta mampu menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik secara optimal.

“Kami ingin hasil yang lahir dari proses yang bersih. Siapa pun yang terpilih nantinya harus benar-benar menang karena kemampuan dan kompetensinya, bukan karena faktor lain,” tambahnya.

Baca Juga:  Dugaan Penggelapan Dana Desa Bulolohe Dilaporkan ke Kejari Bulukumba, Aktivis Soroti Penanganan Kasus
Aktivis Soroti Pentingnya Integritas Seleksi

Perhatian terhadap proses seleksi juga datang dari kalangan aktivis di Kabupaten Bulukumba. Aktivis Bulukumba, Arie M. Dirgantara, menilai pelaksanaan tes tertulis harus diawasi secara ketat untuk menjaga integritas proses rekrutmen perangkat desa.

Menurut Arie, keputusan melanjutkan proses seleksi melalui tes tertulis setelah hasil seri pada tahapan sebelumnya harus diiringi dengan pengawasan yang maksimal agar tidak menimbulkan polemik baru di masyarakat.

“Kita berharap tes tertulis ini dilakukan dengan penuh integritas dan transparan, jauh dari isu adanya calon titipan atau hal-hal semacamnya yang bisa melukai hati warga Bulolohe,” kata Arie.

Ia juga berharap panitia pelaksana dan seluruh pihak yang terlibat dapat menjaga profesionalisme serta menghindari tindakan yang berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap proses seleksi.

Baca Juga:  Penguatan Tes Kemampuan Akademik SD Dibahas dalam Webinar Nasional Libatkan Unsur Satuan Pendidikan
Warga Harap Hasil Seleksi Dapat Diterima Semua Pihak

Masyarakat Dusun Balantieng berharap pelaksanaan tes tertulis di Kantor Camat Rilau Ale dapat berlangsung aman, lancar, dan diawasi secara ketat sehingga hasil yang diperoleh nantinya dapat diterima oleh seluruh elemen masyarakat.

Warga menilai, proses yang transparan dan berintegritas akan menjadi kunci terciptanya legitimasi bagi Kepala Dusun terpilih serta meminimalkan potensi polemik setelah pengumuman hasil seleksi.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *