Siswa Kelas II SD Negeri 256 Kajang-Kajang Tumbuhkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Avatar photo

KLIKSULSEL_Bulukumba – Dari sebuah ruang kelas sederhana di SD Negeri 256 Kajang-Kajang, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, tumbuh benih-benih kesadaran lingkungan yang menjanjikan masa depan lebih hijau.

Siswa kelas II sekolah tersebut menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kebersihan lingkungan dengan rutin melaksanakan kegiatan membersihkan sampah di dalam dan sekitar kelas.

Kegiatan yang dilakukan secara konsisten ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pembiasaan karakter yang ditanamkan sejak dini.

Setiap sapu yang digerakkan, setiap sampah yang dipungut, menjadi pelajaran nyata bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama—dimulai dari diri sendiri.

Di bawah komando langsung wali kelas, Ibu Yulia Citra Jafar, kegiatan tersebut berjalan dengan penuh kehangatan dan keteladanan.

Ia tidak hanya memberi instruksi, tetapi juga turut terlibat, menunjukkan bahwa pendidikan karakter paling kuat lahir dari contoh nyata.

Dengan arahan sederhana namun berkelanjutan, siswa diajak memahami makna kebersihan sebagai bagian dari sikap hidup.

Tak berhenti pada aksi bersih-bersih, kecintaan siswa terhadap alam dan laut juga tercermin dari wajah ruang kelas mereka.

Dinding kelas disulap menjadi kanvas edukatif yang penuh warna, dihiasi gambar pemandangan alam, biota laut seperti ikan dan terumbu karang, serta aneka tumbuhan laut.

Seluruh hiasan merupakan hasil kreativitas siswa yang dikerjakan bersama dengan bimbingan guru.

Kelas pun berubah menjadi ruang belajar yang hidup—indah, inspiratif, dan sarat pesan lingkungan.

Setiap gambar bukan sekadar dekorasi, melainkan jendela pengetahuan yang menumbuhkan rasa kagum dan kepedulian terhadap alam sekitar.
Menurut Ibu Yulia Citra Jafar, pembiasaan menjaga lingkungan harus dimulai sejak usia dini melalui tindakan nyata.

“Melalui kegiatan sederhana seperti membersihkan sampah dan menghias kelas dengan tema alam dan laut, anak-anak belajar disiplin, kerja sama, serta rasa cinta terhadap lingkungan,” ujarnya.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga terintegrasi dalam proses pembelajaran di kelas. Tema alam dan laut dijadikan media belajar yang menyenangkan dan kontekstual.

Baca Juga:  Dari Sampah Kecil Lahir Kepedulian Besar: Gerakan LISA Menyemai Cinta Lingkungan di SD Negeri 256 Kajang-Kajang

Siswa dikenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan, dampak sampah terhadap laut, serta manfaat alam bagi kehidupan manusia.

Pembelajaran pun terasa lebih bermakna karena dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Antusiasme terpancar jelas dari wajah para siswa. Mereka bangga memiliki kelas yang bersih, rapi, dan penuh warna hasil karya sendiri. Suasana belajar menjadi lebih nyaman, ceria, dan kondusif, mendorong semangat belajar yang lebih tinggi.

Dari SD Negeri 256 Kajang-Kajang, pesan itu bergema pelan namun kuat: kepedulian lingkungan bisa ditanamkan sejak dini. Melalui tangan-tangan kecil yang belajar bertanggung jawab, harapan akan generasi pencinta alam dan laut perlahan tumbuh—mengakar kuat demi masa depan yang lebih berkelanjutan.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *