KLIKSULSEL_Bulukumba — Hari Jadi Kabupaten Bulukumba kembali hadir bukan sekadar sebagai penanda usia, melainkan sebagai ruang perenungan kolektif atas perjalanan pembangunan daerah.
Di momen yang sarat makna ini, suara reflektif datang dari Rudi Karama, Ketua YNCI Chapter Bulukumba, yang menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi harus dimaknai sebagai titik evaluasi sekaligus konsolidasi arah pembangunan ke depan.
Menurut Rudi Karama, Hari Jadi Bulukumba semestinya menjadi cermin jujur bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menilai sejauh mana pembangunan telah benar-benar menyentuh kepentingan rakyat.
Bagi Rudi, kemajuan tidak cukup diukur dari deret angka statistik, melainkan dari rasa keadilan yang hadir di tengah masyarakat.
“Hari Jadi Bulukumba adalah ruang refleksi kritis terhadap capaian pembangunan, sekaligus momentum menajamkan visi ke depan yang lebih berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Rudi Karama, Kamis (05/02/2026).
Ia menilai, Bulukumba membutuhkan kepemimpinan yang berani dan berpihak, dengan kebijakan yang berorientasi pada keadilan sosial, pemerataan pembangunan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Pembangunan, kata Rudi, tidak boleh berhenti di pusat-pusat pertumbuhan, tetapi harus menjalar hingga ke pelosok desa, menyentuh nelayan, petani, pelaku UMKM, dan generasi muda.
Dalam momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ini, Rudi Karama juga mendorong agar seluruh elemen — pemerintah daerah, legislatif, tokoh masyarakat, dan organisasi sipil — memperkuat komitmen politik bersama. Komitmen tersebut, menurutnya, harus diwujudkan dalam tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan berintegritas.
“Bulukumba hanya akan maju jika dikelola dengan kejujuran, keberpihakan pada rakyat, serta keberanian melakukan perubahan,” tegasnya.
Sebagai Ketua YNCI Chapter Bulukumba, Rudi Karama turut menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Bulukumba, seraya berharap peringatan ini tidak berhenti pada seremoni.
Ia menekankan pentingnya menjadikan momen ini sebagai tonggak pembaruan arah pembangunan, agar Bulukumba tumbuh sebagai daerah yang berkeadilan, berdaya saing, dan bermartabat.
Hari Jadi Bulukumba, dalam pandangan Rudi, adalah janji yang harus terus diperbarui: janji untuk menghadirkan pembangunan yang tidak meninggalkan siapa pun, dan masa depan yang disusun bersama rakyatnya.









